Monday, April 22, 2013

Perpindahan Panas Konveksi


Konveksi adalah pergerakan molekul-molekul pada fluida (yaitu cairan atau gas) dan rheid. Konveksi tak dapat terjadi pada benda padat, karena tidak ada difusi yang dapat terjadi pada benda padat.

Konveksi merupakan salah satu cara perpindahan panas dan massa utama. Perpindahan panas dan massa terjadi melalui difusi dan adveksi. (wikipedia.com)

Dalam perpindahan panas konveksi digunakan pendekatan – pendekatan untuk menentukan koefisien perpindahan panasnya (h) dengan bilangan seperti Nusselt, Prandtl,dll. Sehingga nantinya akan diketahui dengan persamaan untuk mencari laju perpindahan panasnya.

Analisa perpindahan panas Konveksi
Untuk menganalisa perpindahan panas yang terjadi secara konveksi, beberapa hal yang berpengaruh terhadap perpindahan panas secara konveksi antara lain yaitu :
  • Kecepatan fluida yang mengalir.
  • Viskositas kinematik fluida.
  • Masa jenis fluida.
  • Kapasitas panas fluida.
Untuk aliran yang mengalir pada permukaan plat datar atau yang diasumsikan. ada 2 jenis bentuk aliran fluida yang dianalisa, yaitu pada laminar dan turbulent. jadi langkah pertama yang dilakukan adalah menentukan kondisi aliran fluida, laminar ataukah turbulent.
bentuk aliran itu dikatehui dari angka reynold number yang didapat. untuk Re < 2×10^5 itu batas aliran laminar. dan Re > 5×10^5 itu untuk aliran turbulent.
untuk menghitung rata-rata perpindahan panas atau total perpindahan panas, tergantung dari angka Nusselt number.


Untuk lebih jelasnya pengertian dan pengunaan Nusselt Number, Reynold, Prandtl, Grashoft bisa di pelajari di file berikut
materi 1
materi 2
materi 3
Tabel sifat material
Text book
Excercise

jika ada kesulitan dalam mendownload atau file tidak bisa di download mohon komen dibawah


No comments:

Post a Comment