Saturday, March 2, 2013

DASAR RANGKAIAN LISTRIK



Pendahuluan

Analisis Rangkain Listrik

Di era yang semakin berkembang seperti sekarang ini maka akan diikuti juga oleh perkembangan kebutuhan manusia, jika dahulu kita ditanya tentang kebutuhan manusia maka jawabannya adalah kebutuhan sandang, pangan dan papan, namun dewasa ini semakin kompleksnya kehidupan didunia menuntut manusia memiliki kebutuhan lain juga yang tak kalah pentingnya yaitu :
1.      Energi
2.      Informasi
Berikut akan dibahas kaitan antara listrik dengan dua kebutuhan yang tekah disebutkan
1.      Energi
Energi tentunya bisa kita sepakati akan menjadi kubutuhan utama manusia dewasa ini, karena bisa dibayangkan jika manusia hidup tanpa energi mungkin orang manusia tidk akan seimbang dalam kehidupannya, karena dalam setiap hal memerlukan energi, mulai dari untuk memasak, penerangan rumah dsb. Energi sebenarnya tersedia banyak dialam ini namun tidak selalu dalam bentuk yang di inginkan manusia, energi yag tersedia dialam mash dalam bentuk primer seperti Air terju, batu bara, minyak bumi, panas bumi, matahari, angin, gelombang laut dsb. Selain itu meskipun sudah tersedia di alam namun keberadaannya juga tidak selalu di tempat yang dibutuhkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperluakan konversi (pengubahan bentuk) energi. Energi yang ada dialam biasanya berbentuk non-listrik maka diubah menjadi energi listrik
·         Keunggulan energi Listrik
o   Mudah disalurkan
o   Mudah didistribusikan
o   Mudah dikontrol
o   Setelah jadi energi listrik bisa diuabah lagi sesuai energi yang dibutuhkan seperti : energi makanis, cahaya, kimia, panas,dll.
2.      Informasi
Informasi juga tk kalah pentingnya dengan energe kebutuhan akan informasi menjadi sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia, sehinnga manusi terpacu untuk menciptakan alat yang bisa berfungsi sebagai penyampai informasi seperti hp komputer dan lain- lain, apalagi dengan berkembangnya internet manusia semakin tak bisa dilepaskan akan kebutuhan informasi.

v  Analisis proses
Rangakaian listrik merupakan interkoneksi berbagai piranti listrik yang secara bersama melaksanakan tugas tugas tertentu. Dalam berbagai mesin proses tentu kan dibutuhkan komponen- komponen listrik sebagai penyusunnya begitu juga dalam mesin konversi energi serta berbagai alat elektronik penyebar informasi.
v  Analisis Rangkaian Listrik
·         Rangaian listrik dipindahkan ke kertas dalam bentuk gambar
·         Piranti dalam rangkaian listrik dinyatakan dengan simbol- simbol ( elemen )
·         Gambar rangkaian listrik tersebut disebut gambar rangkaian.
Struktur dasar rangakaian Listrik terdiri dari 3 bagian :
1.      Sumber (source) : bagian aktif yang memberikan daya
2.      Saluran
3.      Beban (load) : bagian pasif yang menyerap daya
Besaran- besaran dalam rangkain Listrik
·         Tegangan (v), satuannya volt (V)
·         Arus (i), satuannya ampere (A)
·         Daya (p), satuannya watt (W)
p = v.i

Konvensi
Referensi Tegangan dinyatakan dengan tanda positif dan negatif (“+”, “-“)
·         Sumber : Arah arus digambarkan keluar dari elemen pada titik  yang bertanda positif
·         Beban : Arah arus digambarkan masuk ke elemen pada titik yang bertanda positif
Referensi tegangan
Suatu titik dapat dipilih sebagai referensi tegangan umumm dan diberi simbol “pentanahan”(Ground). Titik ini diangap memiliki tegangan Nol, titik yang lain dapat dinyatakan relatif terhadap titik ini.
·         Daya Positif berarti Piranti menyerap daya
·         Daya Negatif berarti Piranti memberikan daya
Dasar Analisis
·         Hukum rangakaian
o   Hukum kirchoff, Hukum ohm
·         Kaidah Rangkain
o   Rangakaian ekivalen, kaidah pembagi tegangan, kaidah pembagi arus, Transformasi sumber
·         Teorema Rangkaian
o   Proporsionalitas, Superposisi, Thevenin, Norton, Subtitusi, Milmann, Tellegen, Alih daya maksimum
·         Metoda analisis
o   Metoda tegangan simpul, Metoda Arus Mesh, Reduksi Tegangan, Unit Output, Rangkaian Ekivalen thevenin, Rangkaian Ekivalen Norton
Hukum Ohm
Text Box: v= i.R                                            R = Resistansi

Resistansi Konduktor
Text Box: R= (ρ.l)/ASuatu konduktor yang memiliki luas penampang merata A, akan memiliki resistansi R
                                             = Resistansi Bahan Konduktor  (o.mm2/m)
                                            l= panjang konduktor (m)
                                            A = Luas Penampang konduktor (mm2)

Download materi ini disini






No comments:

Post a Comment