Showing posts with label Hidrolik dan Pneumatik. Show all posts
Showing posts with label Hidrolik dan Pneumatik. Show all posts

Wednesday, December 19, 2012

Sistem Pneumatik



•         Adalah mesin yang memanfaatkan fluida kompresibel (udara/gas/uap) sebagai media untuk meneruskan daya/tekanan.


v Contoh-contoh Aplikasi:
•         Penggerak peralatan perbengkelan.
•         Rem pneumatik (rem angin).
•         Pembuka/penutup pintu.
•         Dll.

v  Kelebihan:
•         Harga instalasi relatif lebih murah.
•         Menggunakan udara ®murah, aman, dan banyak tersedia.
•         Inersia udara/gas rendah ®respon cepat.
•         Pressure loss rendah.
•         Tidah memerlukan reservoir.
•         Ramah lingkungan.

v  Kekurangan:
•         Daya/tekan yg dapat ditransmisikan terbatas.
•         Jika terjadi kebocoran kecil sistem tidak dapat bekerja.
•         Kompresibilitas udara/gas tinggi ® kecepatan/posisi kkurang teliti.
•         Tingkat kebisingan lebih tinggi.

v  KOMPONEN-KOMPONEN SISTEM PENUMATIK

·         Kompresor:
§  Kompresor Torak.
§  Kompresor Ulir.
§  Kompresor Kipas
·         Pengkondisian udara/gas:
§  Filter
§  Regulator
§  Lubricator
·         Peredam
·         Katup-katup:
§  Pengatur tekanan
§  Pengatur laju aliran
§  Pengatur Posisi
·         Aktuator:
§  Silinder-Piston
§  Motor
·         Akumulator

Penjelasan Alat2 dan Gmbar bisa donload. disini

Peralatan Sistem Hidrolik



*      Sistem Perapat ( Sealing )

o   Faktor-faktor pemilihan:
§  Temperatur
§  Tipe gerakan
§  Tekanan
§  Jenis fluida kerja.

o   Material seals:
§  Buna-N
§  Silikon
§  Butil
§  Viton
§  Teflon

o   Bentuk Seal
§  Cup Pacing Seals
§  U- Packing Seals
§  Flangs Seals

Ø  Hal-hal yang harus diperhatikan saat pemasangan seals:
o   Bagian yang akan dipasangi seals harus dalam keadaan bersih
o   Perhatikan secara teliti prosedur atau urutan pemasangan
o   Pergunakan jenis pelumas yang sesuai dan jumlahnya tepat
o   Seals diganti setiap kali dilakukan penggantian komponen.

*      Pompa
Jenis-jenis pompa positif yang umum digunakan pada sistem hidraulik:
•          Pompa roda gigi (gear pump)
•          Pompa sudu (vane pump)
•          Pompa piston (piston pump):
–        Pompa piston aksial (axial piston pump)
–        Pompa piston radial (radial piston pump)
•          Pompa ulir (screw pump)

Keuntungan penggunaan pompa positif:
•          Tekanan kerja dapat sangat besar
•          Ukuran lebih kompak
•          Efisiensi volumetrik baik
•          Putaran operasi dapat bervariasi

o   Pompa Roda Gigi
Kemampuan pompa roda gigi:
•          Volume perpindahan 35 – 100 cc/putaran
•          Tekanan kerja hingga 250 bar

o   Pompa Sudu ( Vane PUMP )
Kelebihan pompa sudu:
·         Tekanan/volume aliran dapat disesuaikan
·         Temperatur kerja tidak terlalu tinggi
·         Membutuhkan tangki yang lebih kecil
·         Penyederhanaan sirkuit hidraulik

o   Pompa Piston
Karakteristik teknis pompa piston:
•          Tekanan normal               : 320 bar
•          Tekanan maks.                  : 400 bar
•          Volume langkah               : 250 – 2000 cc/putaran

o  Pompa Ulir (Screw Pump)
·         Terdiri dari dua atau lebih batang berulir yg berpasangan ditempatkan dalam suatu rumah
·         Pada saat berputar, pasangan batang berulir membentuk ruang trasport yang bergerak dari sisi hisap ke sisi tekan. Ruang transport tersebut akan diisi oleh fluida


*      Aktuator

Aktuator sistem hidraulik dapat berupa:
•          Motor penggerak: menghasilkan gerakan putar
•          Sistem piston-silinder: menghasilkan gerakan translasi
Jenis-jenis silinder hidraulik:
•          Silinder kerja tunggal
•          Sillinder kerja ganda

*      Perlengkapan Pendukung
Alat-alat pendukung sistem hidraulik:
•          Filter dan saringan
•          Penukar kalor (heat exchanger)
•          Akumulator

v  Filter  dan Saringan
Hal-hal penting dalam proses penyaringan:
•          Jenis partikel pengotor (ukuran dan sifat)
•          Jumlah partikel pengotor
•          Kecepatan aliran fluida
•          Tekanan/beda tekanan
•          Desain sistem kontrol
Elemen/bahan filter:
•          Kawat kassa
•          Kertas
•          Serat logam
Jenis-jenis filter:
•          Filter hisap: Diletakkan di sisi hisap pompa
•          Filter tekan: Diletakkan di sisi tekan  pompa
•          Filter arus balik: Diletakkan pada saluran balik (return)                 dari sirkuit hidraulik

v  Penukar Kalor

·         Pendingin dengan Air
·         Pendingin dengan Udara

v  Akumulator
·         Fungsi akumulator sebagai:
o   Tempat cadangan fluida bertekanan
o   Unit kerja darurat
o   Kompensator kebocoran
o   Kompensator perubahan volume
o   Peredam fluktuasi tekanan

·         Jenis-jenis akumulator:
•          Akumulator Piston
•          Akumulator Membran
•          Akumulator Gelembung


Dowload materi ini lengkap beserta gambar2. disini



Sunday, December 9, 2012


Sistem Hidrolik
•          Adalah mesin yang memanfaatkan fluida inkompresibel (cairan)/ tak dapat dimampatkan sebagai media untuk meneruskan daya/tekanan.

v CONTOH-CONTOH APLIKASI:
o  Dongkrak hidraulik
o  Mesin press
o  Rem hidraulik
o  Elevator
o  Sistem hidraulik buldozer, eskavator, beck-hoe, dll.

v  KELEBIHAN
o   Dapat mentransmisikan daya yg besar.
o   Kompresibilitas rendah®kecepatan/posisi teliti.
o   Jika terdapat kebocoran kecil sistem masih dapat bekerja.
o   Pelumasan sistem lebih baik.

v  KEKURANGAN
o   Harga instalasi relatif lebih mahal.
o   Inersia cairan tinggi ®respon lambat.
o   Viskositas cairan itnggi ®losses lebih besar.
o   Memerlukan reservoar penampung cairan.
o   Jika terjadi kebocoran dapat merusak lingkungan.

v  PERALATAN YANG DIGUNAKAN DALAM SYSTEM HIDRAULIK:
o   Sistem pemipaan dan perapat (seals)
o   Pompa
o   Aktuator
o   Sistem kontrol
o   Perlengkapan pendukung (accessories)

v  FLUIDA IDEAL UNTUK SISTEM HIDRAULIK:
o   Viskositas tidak terlalu dipengaruhi oleh temperatur
o   Massa jenis tidak banyak berubah trehadap tekanan
o   Tekanan penguapan rendah
o   Sifat kelarutan udara rendah
o   Modulus bulk cukup besar
o   Tidak mudah terbakar
o   Tidak bersifat reaktif terhadap komponen lain

Download materi ini lengkapnya disini

Monday, November 19, 2012

Prinsip Dasar Hidrolik dan Pneumatik


Prinsip Dasar Hidrolik dan Pneumatik

Apakah Hidrolik itu ?

•          Adalah Ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pemindahan Gaya atau Gerakan Zat Cair melalui bejana bertekanan, misalnya oli.
•          Kata Hidrolik dari bahasa Latin “Hydros” yang mana berarti  “Air”.
•          Hal ini, terbagi menjadi beberapa sistim yaitu  Hydrodynamics dan Hydrostatics.
•          Hidrolik(Hydraulics).
•          Membicarakan perilaku fisika dari Zat Cair yang bergerak.
•          Oli bertekanan yang dimanfaatkan untuk kerja mekanis.
•          Karakter Penting (Important Properties)
•          Tidak memilki bentuk, namun dapat menyesuaikan terhadap bentuk wadahnya.
•          Tidak dapat dimampatkan.
•          Dapat menyalurkan Gaya.

Karakter Zat Cair

—  “Tidak Berbentuk(Shapelessness)”
◦       Zair Cair tidak memiliki bentuk tertentu.
◦       Zair Cair mudah menyesuaikan dengan bentuk tempatnya.
◦       Zair Cair mudah untuk disalurkan dari satu tempat ke tempat yang lain melalui pipa atau selang.
—  Tidak Dapat di Mampatkan(Incompressibility)
◦       Zat cair tidak akan berubah bentuk/menyusut saat ditekan, seandainya berubahpun dalam bentuk yang sangat sedikit.
◦       Disaat Zat Cair bebas dari gaya pampat, Zat Cair segera kembali ke volume semula/perubahan bentuk tidak permanen.
—  Menyalurkan Gaya (Transmission of Force)
◦       Dalam bejana dan diberi tekanan, Gaya akan disalurkan ke segala arah dengan nilai yang sama besarnya, pada luas penampang yang sama.

Karakter Cairan Hidrolik
—  Volume tidak berubah.
—  Tidak mudah terbakar.
—  Sifat kimianya stabil.
—  Ringan.
—  Tidak mudah menguap.
—  Sifat fisikanya stabil.

Oli Hidrolik

Zat Cair yang dipergunakan dalam Sistim Hidrolik adalah Oli, karena :
—  Tidak menimbulkan karat/tidak korosif.
—  Tidak mudah menguap.
—  Tidak mudah terbakar.
—  Sifat Kimia dan Fisikanya Stabil.
—  Dapat melumasi komponen yang bergerak dan atau yang bergesekan.
—  Dapat memperapat celah dari komponen yang bergerak, dalam batasan yang diijinkan.
—  Dapat memindahkan panas dengan baik.

Hydrodynamics vs Hydrostatics
Hydrodynamics
•          Pengetahuan tentang Cairan bergerak
•          Gaya = Massa x Kecepatan.
Hydrostatics
•          Pengetahuan tentang Cairan Bertekanan
•          Gaya = Tekanan x Luas Penampang.

Hukum Pascal
“Suatu keadaan dimana Zat Cair yang diletakkan Dalam Ruangan Tertutup dan diberi tekanan, maka tekanan itu akan diteruskan kesegala arah dengan nilai yang sama besarnya dan menimbulkan gaya yang sama besar pada luas penampang yang sama.”

Klik disini untuk download materi selanjutnya