Showing posts with label Manajemen Industri. Show all posts
Showing posts with label Manajemen Industri. Show all posts

Thursday, October 31, 2013

SELLING APRANTICE atau Menjual Produk

TUGAS
 MANAJEMEN PEMASARAN






Oleh :
ACHMAD BURHANUDDIN
101647



Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi
INDOÇAKTI - MALANG
Februari 2011



LANGKAH – LANGKAH MENJUAL SUATU PRODUK

1.PRODUCT KNOWLEDGE
mengetahui secara menyeluruh tentang suatu prioduk yang akan di jual mengenai seluk beluk produk baik kelebihan dan kekurangan produk kita serta lain sebagainya , dalam hal ini kita juga perlu mempelajari produk competitor yang tujuannya kita bisa bersaing dengannya .

what : Program Sarjana STIE INDOCAKTI (  Kuliah  S1 terakreditasi BAN PTS jurusan manajemen dan akuntansi dengan pembelajaran yang sangat mengasikkan dan tidak membuat mahasiswa bosen seperti di perguruan tinggi lain yaitu entertainment class, selain itu juga ada small class seperti pada perguruan tinggi umumnya untuk mata kuliah yang membutuhkan pemahaman lebih  supaya mahasiswa lebih focus. Dengan biaya yang sanagt terjangkau hanya 95ribu perbulan.
When : Mulai kuliah sekitar bulan agustus 2011 dan bias selesai 2014 hanya 3 tahun . untuk kelas karyawan hari minggu , sedangkan kelas regular seriap hari senin – rabu pukul 08.00 – 11.00 wib.
Where: Jalan besar ijen 90- 92 malang telp. 0341- 354259
Who : dukungan hampir 100% dosen berkualifikasi S2  ( Pak Langkir, Pak Sultoni, Pak     Santosa , Pak Ahmadi, Bu yanti , Bu menik Dll )
Why : Legal, berprestasi, kompetensi unggul, Murah, cepat ,pelopor, terjangkau, dll (    lebih detail pada penjelasan building trust )
How :
    • Membayar biaya pendaftaran rp 150.000,00
    • Mengisi formulir pendaftaran
    • Menyerahkan pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 lembar
    • Mengiluti tes wawancara sesuai jadwal . jika lulus wajib daftar ulang paling lambat 1 minggu setelah pengumuman hasil tes wawancara ( lebih jelas ada pada ketentuan pendaftaran )

2.      PROSPECTING
Proses mengidentisikasi mendata calon - calon pembeli , bisa teman kerja, teman sekolah , famili , tetangga , temannya teman , famili teman , tetangganya teman dll.

Nama
 Alamat
No. telp
Fika
Jl. Teluk pelabuhan Arjosari malang
08970305578
Rosa
Jl. Karangploso Malang
082142369336
Johan
Kajang - Batu
085815277800
Iin
Malang
085646754288
Yosi hervina
Kali teluh – Bangil
085730733676
Bhirawa
 Malang
081944866209
Revo
Pandean – Bangil
085649851144
Ridwan
Prigen – pandaan
083833077778
Adi
Gelanggang- beji
085236030096
Amrullah
Mojokerto
085730295977
Lutvi syarifuddin
Jl.bendosulung – Bangil
085730079214
Brahim
Kersikan – bangil
085649740349
Didik
Cangkring malang- Beji
081937005940
Afifuddin
Dandang glanggang – beji
 085646312318
Khafid
Bangil
085755132210
Uut
Jl. Bendosulung Bangil
085649785287
Afifah
Ledok bangil
085749492630
Dayat
 Ledok – bangil
 085731197750
Abiyogi
Bujeng - pandaan


3.BUILDING TRUST
Membangun kepercayaan pembeli dengan cara menunjukkan kelebihan produk kita atuaupun dengan cara lain yang jujur agar pembeli percaya pada kita :

Memiliki no. ijin operasional :
Legal : semua jurusan telah terakreditasi dari badan akreditasi nasional perguruan tinggi
No.002/Ban-PT/Ak-II/S1/IV/2009 (Akuntansi)
No. 010/BAN-PT/Ak-II/S1/V?2009 ( Manajemen )
Berprestasi :
  • Penghargaan PT berprestasi bidang TATA KELOLA dari Pemerintah RI (tahun 2009 )
  • Penghargaan  PT berprestasi bidang penelitian dan pengabdian masyarakat dari emerintah Ri ( tahun 2009 )
Sarana Kuliah berbasis multimedia
Kompetensi unggul : mempersiapkan sarjana ekonomi plus, yang berkompeten sebagai manajer operasional
Murah : biaya pendidikan hanya 95 ribu perbulan, tidak ada biaya uang gedung , dpp dan biaya lain
Cepat : waktu pendidikan sangat efektif , 3 tahun bias lulus
Pelopor : terdepan dalam menerapkan teaching and learning revolution . perkulianhan sangat atraktif dengan multimedia
Terjangkau ; lokasi sangat strategis . mudah dijangkau dengan segala angkutan.



4.BUILDING NEED 

5. GIVE SOLUTIO

6. CLOSE THE SALES

7. FOLLOW UP

8. AFTER SALES SERVICE

Download penjelasannya lengkapnya disini

Thursday, June 27, 2013

Manajemen mutu

 Majemen mutu terpadu
Manajemen mutu terpadu (total quality management) adalah suatu pendekatan daam menjalankan usaha yang mencoba untuk memaksimumkan daya saing organisasi melalui pebaikan terus menerus atas produk,jasa,manusia,proses dan lingkungan.

Prinsip utama dalam manajemen mutu:
  1. kepuasan pelanggan
  2. menaruh rasa hormat terhadap setiap orang
  3. manajemen berdasarkan fakta
  4. perbaikan berkesinambungan


JUST IN TIME (JIT)
Gagasan JIT DIDASARKAN pada prinsip berproduksi  hanya apabila ada permintaan atau memproduksi sesuatu yang diminta pada saat diminta,dan hanya sebesar jumlah yang diminta.
Sasaran implementasi JIT
  1. Persediaan
  2. Waktu siklus
  3. Perbaikan yang bekesinambungan
  4. Penghapussan pemborosan

ISO(international organization for standarization)
ISO 9000 bertujuan :
  1. Organisasi dapat mencapai dan mempertahankan mutu produk atau jasa yang dihasilkan sehingg secara berkesinambungan dapat memenuhi kebutuhan para pembeli.
  2. Ogaisasi dapat memberikan keyakinan kepada pihak manajeen bahwa mutu yang dimaksudkan telah dicapaian dapa dipertahankan
  3. Organisasi dapat memberikan keyakinan kepada pihak pembeli bahwa mutu yang dimaksudkan telah atau akan diacapai dalamprodukatau jasa yang dijual.

ISO 14000
Standar pengolahan lingkungan yang dikeluarkan oleh international organization for standardization.seacara umum manfaat seifikat ISO 14000 adalah :

  1. Perlindunagn terhadap lingkungan
  2. Dasar persamaan kmpetitif
  3. Menunjukkan kesesuaian dengan peraturan
  4. Pembentukan pengelolaan yang efektif
  5. Penurunan biaya
  6. Penurunan kecelakaan kerja
  7. Peningkatan hubungan masyarakat
  8. Peningkatan kepersayaan dan kepuasan konsumen
  9. Peningkatan perhatian manajemen puncak


Tuesday, March 26, 2013

Strategi Manajemen



·         Definisi
Strategi manajemen : merupakan suatu harus dilakukan oleh seorang manajer dalam mengembangkan staregi mananjemennya
Strategi : keputusan dan tindakan yang menentukan jangka panjang kinerja dari suatu organisasi, strategi harus bisa berubah tergantung kondisi lingkungan/ perubahan lingkungan yang terjadi.
·         Model Bisnis
Suatu strategi yang didesain untuk bagaimana cara agar perusahaan bisa meningkatkan pendapatan (menghasilkan uang), melalui proses kerja dan aktifitas kerja.
Fokus terhadap 2 :
1.      Konsumen akan respek terhadap strategi
2.      Perusahaan akan bisa meningkatkan penghasilan

·         Mengapa Strategi Bisnis Penting..??
1.      Mempengaruhi kinerja jangka panjang perusahaan ( meningkatkan kinerja )
2.      Dibutuhkan oleh manajer sebagai evaluasi dan bisa bertahan dengan perubahan lingkungan, bisa beradaptasi dengan perubahan lingkungan
3.      Untuk mengkoordinasi unit perusahaan, membantu agar fokus dalam mencapai tujuan organisasi
4.      Membantu manajer dalam proses pengambilan keputusan

·         Proses Manajemen Strategi
1.      Melakukan identifikasi organisasi, meliputi misi, tujuan dan strategi
2.      Melakukan analisis eksternal
Fokus dalam analisis peluang dan ancaman  dari luar sehingga
o   Bisa menyesuaikan sesuai dengan lingkungan
o   Menciptakan barang sesuai dengan yang diminta pasar

Monday, March 18, 2013

Pasar Global



Tantangan dan Kesempatan

• Membentengi perubahan yang secara mendadak yang dilakuakan kompetitor (pesaing)
• Mengetahui  tentang perbedaan budaya, politik dan sistem ekonomi di lain negara
• Berhadapan dengan kondisi peningkatan yang tidak menentu, ketakuan dan kegelisahan
• Mengadaptasi perubahan dilingkungan global
• Menghindari pandangan Parochialism

  Perspektif Global 
Parochialism
• Merupakan suatu pandangan yang hanya melihat dunia hanya dari kacamatanya sendiri, dengan kata lain yang dianggapnya yang benar itlah yang terbaik tanpa memperhatikan unsur dari luar
• Tidak mengakui unsur lain yang memilki perbedaan pandangan dengan dirinya
• Merupakan suatu penghambat yang sangat berarti bagi menajer yang bekerja dibisnis global

Mengadopsi perspktif Global
• Ethnocentric
Suatu pandangan oleh organisasi yang menyatakan bahwa pendekatan yang paling baik untuk melaksanakan bisnis secara global adalah sesuai dengan negara asalnya (Home Country), aturan yang diterapkan anak perusahaan yang berada dinegara lain akan mengikuti negara asal, negara asalnya.
• Polycentric
Suatu pandangan yang melihat bahwa dalam menjalankan bisnisya yang terbaik adalah memakai cara dengan sesuai yang ada dalam negara tersebut (Host Country), negara tempat perusahaan itu berdiri
• Geocentric
Suatu pandangan yang berorientasi pada dunia dengan fokus mencari pendekatan yang terbaik dari seluruh dunia, meliputi pencarian tenaga ahli dari seluruh dunia, yang akan dipakai untuk menjalnkan perusahaan tersbut
Orientasi Ethnocentric
 (Home Country) Polycentric
(Host Country) Geocentric
 (World)
Keuntungan Struktur simple Pengetahuan yang luas mengenai lokasi tersebut Mengerti isu global
Mudah di kontrol Mendapat support pemerintah Keseimbangan local dan global
Manajer lokal menjalankan dengan moral tinggi Mendapatkan orang dan tempat terbaik menjalankan bisnis
Kerugian Tidak efektif Melipatgandakan pekerjaan Sulit mencapai yang diinginkan
Tidak fleksibel Mengurangi efisiensi Menager harus memiliki pengetahun global dan lokal
Pertentangan sosial dan politik Sulit untuk mengetahui global karena fokus pada yang tradisional lokal

Saturday, March 16, 2013

Budaya Organisasi dan Lingkungan yang mempengaruhi manajemen



v  Dalam sebuah organisasi cara pandang terhadap manajer bisa dibedakan menjadi 2 macam yaitu :
1.      Omnipotent Manager
Memandang  manajer yang memiliki tanggung jawab secara langsung akan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi, sehingga keberhasilan atau kegagalan atau keberhasilan dipandang ditentuan oleh kualitas manjernya sehingga dalam kasus ini, jika terjadi kegagalan organisasi maka akan seringg terjadi pergantian manajer. Seperti contoh dalam sepakboal akan sring terjadi pergantian pelatih.
2.      Symbolic Manager
Jika manajer hanya diapandang sebagi sebuah simbol kekuasaan yang ada di organisasi, manajer tidak bertanggung secara langsung akan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi tapi ditentukan oleh berbagai faktor diluar manajer seperti lingkungan. Manajer hanya sebagi simbol saja
v  Kebijakan yang ada dalam manajemen biasanya dipengaruhi oleh 2 hal :
·         Budaya Organisasi (Internal)
·         Lingkungan (eksternal)

*   Budaya Organisasi/ Perusahaan (internal)

Budaya organisasi merupakan suatu sistem yang dibagikan, dipercayai dalam suatu organisasi yang akan menjadi kebiasaan dalam organisasi tersebut dan akan melekat pada semua lapisan anggotanya, yang menjadi sistem kepercayaan dalam menjalankan kegiatan organisasinya.
Implikasinya : budaya organisasi merupakan suatu yang persepsi yang dibagikan, dan deskriptive.

v  Macam – macam Budaya Organisasi
ü  Attention to Detail
Menekankan agar dalam suatu organisasi dilakukan secara detail sesuai peraturan yang ada, mengikuti prosedur dan tdak mentolelir  suatu kesalahan sekecil apapaun
ü  Outcome orientation
Memiliki orientasi pada hasil yang dicapai, cenderung membebaskan para karyawan bekerja secara fleksible, terserah caranya seperti apa, yang penting tujuan organisasi bisa tercapai.

ü  People orientataion
Memiliki orientasi pada hasil individu dari para anggota organisasinya, keputsan biasanya diambil dari individu terkesan bekerja sendiri – sendiri tanpa memperduliakn pekerjaan anggota yang lain
ü  Team orientation
Memiliki orientasi pada kerja tim dalam mengerjakan tugas organisasi, akan tercipta iklim kerja yang bersahabat dengan anggota yang lain arena banyak interaksi antar anggota yanterjasi didalamnya
ü  Aggressivenees
Mendorong semua Organisasi untuk memiliki suatu semangat kerja yang tinggi, banyak terjsi persaingan didalamnya , dan terntunya persaingan yang sehat, namun pada kenyataannya dalam situasi ini maka akan sering terjadi persaingan yang tidak sehat dan saling menjatuhkan antar anggota organisasi demi mencapai tujuannya
ü  Stability
budaya organisasi yang tidak mau mengambil banyak resiko dan hanya berjalan ditempat tidak memiliki visi dan misi jauh kedepan, pekerjaan yang dilakuakan hanya statis mengerjakan itu –itu saja, perkembangan perusahaan akan lama.
ü  Innovation and Risk taking
Suatu budaya organisasi yang didalamnya mendorong para anggota organisasi memiliki ide- ide baru yang bisa digunakan untuk memajukan perusahaan. Anggota organsasi dituntut aktif mngembangkan ide- ide.

Proses Pengambilan Keputusan



Keputusan adalah suatu pembuatan pilihan dari dua atau lebih alternatif yang ada.

Proses pembuatan keputusan
·         Identifikasi masalah dan kriteria keputusan dan alokasi pembobotan dari masing – masing kriteria
·         Pengembangan, analisa dan memilih alternatif yang dapat menyelesaikan masalah
·         Implementasi alternatif yang telah dipilih
·         Evaluasi dari keputusan yang telah diambil

1.    Identifikasi Masalah
Masalah adalah adanya perbedaan antara keinginan dengan kenyataan yang ada (kondisi fakta yang terjadi)
Karakteristik masalah :
·         Masalah akan menjadi suatu maslah ketika manager menyadari sesuatu itu sebagai masalah, sehinnga tiap manager akan berbeda – beda perspektifnya terhadap sesuatu yang terjadi
·         Ada penekanan untuk penyelesaiannya
·         Seorang manager harus memiliki, otoritas, informasi, atau sumber daya yang digunakan untuk menyelesaikan masalah itu.

2.    Identifikasi kriteria keputusan)

Kriteria disini adalah faktor yang penting (relevan) untuk penyelesaian masalah
·         Biaya yang akan terjadi ( investasi yang kan dikeluarkan)
·         Menemukan resiko yang akan terjadi (analisis peluang dan kegagalan)
·         Tujuan yang diinginkan ( berkaitan dengan perkembangan perusahaan)

3.    Pembobotan dari kriteria yang telah ditentukan

·         pembuatan kriteria untuk penyelesaian masalah memiliki prioritas yang tidak sama sehingga untuk masing - masing kriteria harus di prioritaskan dan yang menjadi prioritas bisa kita beri bobot tertinggi

4.    Pengembangan alternative

Identifikasi alternative
Alternative merupakan list dari barang atau sesuatu yang bisa menyelesaikan masalah

5.    Analisis alternative yang telah ditentukan
Menilai altenative yang ada tentang kelemahan dan kelebihannya berdasarkan kriteria yang telah ditentukan,  memenuhi kriteria bisa mendapat nilai tertinggi

Saturday, March 2, 2013

Sejarah Manajemen



·         Perlunya belajar manajemen
1.      Menajemen bersifat Universal, menyeluruh bisa di terapkan dimanapun dan dalam kehidupan kita, minimal kita menjadi manajer bagi diri kita sendiri
2.      Kerja yang nyata, dengan adanya menajemen suatu pekerjaan akan menjadi lebih terencana dan teratur
3.      Sebagai suatu prestasi dan sebuah tantangan dalam hidup ini untu bisa menjadi seorang majaner (misal di perusahaan)

·         Perkembangan teori- teori manajemen
1.      Background sejarah manajemen
2.      Pendekatan Klasik
3.      Pendekatan Kuantitatif
4.      Pendekatan Kemanusiaan ( behavioral )
5.      Pendekatan Memporer

1.      BACKGROUND SEJARAH

v  Zaman Kuno
§  Tembok Cina : tembok yang cukup terkenal bahkan bisa terlihat dari angkasa.
§  Piramida Mesir : dibangun lebih dari 100.000 orang  dalam jangka wanktu 20 tahun.
 bisa dibanyang kan dengan orang sebanyak itu jika tidak ada manajemen didalamnya pasti tidak akan bisa tercipta suatu bangunan yang megah seperti itu, pasti dalam pembangunan ada orang yang bertindak mengatur pekerjanya.
v  Adam Smith – Job Spelization
( the wealth of nation 1776 )
§  Mengajukan pembagian kerja (job spelization) untuk meningkatkan produktivitas pekerja
§  Job spelization adalah pembagian pekerjaan menjadi lebih spesifik atau hanya spesifik satu pekerjaan saja yang dilakukan
Misal : dalam produksi baju jika semula untuk menghasilkan 1 baju, maka semua pekerjaan dilakukan tiap pekerja dari mulai memotong kain, menjahit dan finishingnya hingga diprodusi satu baju, namun setelah adanya job spelization maka proses membuat baju tidak semuanya dilakukan secara langsung namun diadakan pembagian, ada yang pekerja yang bagian memotong kain, ada yang menjahit dan ada pula yang finishing sendiri.
§  Keuntungan dari Job spelization :
1.      Perkembangan keahlian dan ketrampilan pekerja lebih cepat karena pekerjaan yang dilakukan secara  berulang – ulang.
2.      Mengurangi waktu kerja yang terbuang karena tidak membutuhkan waktu untuk mengganti  peralatan yang digunakan
3.      Alat yang digunakan menjadi lebih sedikit sehingga mengurangi biaya untuk pembelian alat :
misal :
sebelum spelization : produksi baju satu oang membutuhkan gunting dan mesin jahit, jika 2 orang maka butuh 2 gunting dan 2 mesin
setelah spelization : untuk 2 oarang hanya butuh satu gunting dan 1 mesin, karena pekerjaannya yang satu hanya menggunting dan yang satu hanya menjahit

v  Revolusi Industri ( permulaan abad 18 )
§  Penggantian tenaga kerja manusia dengan diciptakan mesin- mesin
§  Pembuatan organisasi besar yang dibutuhkan dalam menajemen.
§  Dalam revolusi industri terjadi perubahan dalam berbagai hal, dengan adanya revolusi industri maka kemampuan produksi menjadi semakin berkembang dan bisa memproduksi dalam jumlah yang banyak, namun untuk menjaga keseimbangan jumlah penawaran dengan permintaan yang ada di pasar maka diperlukan manajeman
Manajemen dibutuhkan untuk :
o   Meramalkan permintaan
o   Meramalkan input Produksi
o   Delegasi pekerjaan
o   Pengontrolan pekerja
Berikut akan dibahas Pendekatan mayor manajemen
·         Scientific management (ilmiah)
·         General adminiftratif management
·         Manajemen kuantitatif
·         Pendekatan organisasi
·         Pendekatan sistem
·         Pendekatan kontingensi (situsional)
Beberapa dari pendekatan ini mencoba menjelaskan manajemen dari pandangan apa saja yang penting dalam masa sejarah yang belum dapat dijelaskan.

2.      PENDEKATAN KLASIK

v  Scientific management ( manajemen ilmiah )
·           Fredrick winslow taylor (1856)
Disebut bapak manajeman ilmiah yang mngeluarkan 5 prinsip dasar manajemen serta melakukan percobaan tenteng waktu istirahat (time study)

·         Percobaan Fredrick taylor
Pig Iron Experiment
If workers were moving 12.5 tons of pig iron per day and they could be incentivized to try to move 47.5 tons per day, left to their own wits they probably would become exhausted after a few hours and fail to reach their goal. However, by first conducting experiments to determine the amount of resting that was necessary, the worker's manager could determine the optimal timing of lifting and resting so that the worker could move the 47.5 tons per day without tiring.
Dari percobaan ini dia menyimpulkan dengan adanya waktu istirahat maka bisa membuat karyawan lebih produktif, yang terbukti dari percobaan yang dibuat ketika ingin meningkatkan beban yang dipindahkan
The Science of Shoveling
Taylor ran time studies to determine that the optimal weight that a worker should lift in a shovel was 21 pounds. Since there is a wide range of densities of materials, the shovel should be sized so that it would hold 21 pounds of the substance being shoveled. The firm provided the workers with optimal shovels. The result was a three to four fold increase in productivity and workers were rewarded with pay increases. Prior to scientific management, workers used their own shovels and rarely had the optimal one for the job.
Dari percobaan ini bisa disimpulkan dengan ukuran alat yang pas maka bisa meningkatkan produktufitas juga, ukuran tidak terlelu besar yang munkin pemikiran awal akan bisa memindah materila yng lebih banyak namun anggapan tersebut salah, harus digunakan ukuran yang pas.
·         5 prinsip dasar manajemen taylor
a.      kembangkan pengetahuan dari beberapa elemen dari pekerjaan seseorang, sehingga dapat menggantikan metode lama yng bersifat untung - untungan
b.      Dengann Secara ilmiah, memilih kemudian melatih, mengajari, mengembangkan pekerja
c.       Bekerjasama dengan pekerja untuk dapat memastikan semua pekerjaan akan bisa diselesaikan sesuai dengan prinsip ilmiah manajmen yang telah dikembangkan
d.      Pemagian pekerjaan dan tanggung jawab harus selalu seimbang diantara manajemen dan pekerja
e.       Manajemen mengambil alih semua pekerjaan yang memang lebih pantas dari pada pekerja

·           Frank and lilian gilbreth
Fokus pada peingkatan produktifitas pekja dengan cara pengurangan waktu yan terbuang sia- sia.
Bricklaying Experiment
Others performed experiments that focused on specific motions, such as Gilbreth's bricklaying experiments that resulted in a dramatic decrease in the number of motions required to lay bricks. The husband and wife Gilbreth team used motion picture technology to study the motions of the workers in some of their experiments
Percobaan ini mencoba menganalisa waktu – waktu yang terbuang sia- sia dengan gerakan – gerakan yang lakukan pekerja
v  Kegunaan scientific manajemen sekarang ini
1.  Menggunakan time study dan analisa gerak yang dilakukan pekerja untuk meningkatkan produktifitas
2. Beberapa perusahaan melatih pekerja untuk meningkatkan kemampuannya  dengan cara job specific
3.  Pemberian gaji yang baik bagi pekerja
4.  Mendesain sistem insentif

v  General administratif
§  Henry Fayol -France 1860
§  Max Weber (vayber) – Germany 1890
Untuk penjelasan selanjutya silahkan download disini