Monday, July 16, 2012

Ilmu Pengetahuan Lingkungan


Ilmu Pengetahuan Lingkungan merupakan gabungan dr ilmu-ilmu:

  • Ekologi, merupakan dasar utama dari Ilmu Lingkungan 
  • Ilmu Pengetahuan Alam 
  • Ilmu Pengetahuan Sosial 
  • Matematika 
  • Teknik 
  • Hukum 
  • Estetika 
  • Etika 
LINGKUNGAN

Lingkungan adalah segala sesuatu yang terdapat di sekitar organisme.
Lingkungan terdiri atas organisme  dan semua benda mati yang terdapat disekitar organisme tersebut

Lingkungan terdiri dari 2 faktor :
  • Faktor biotik / benda hidup
  Contoh : manusia, hewan, tumbuhan dan organisme lain
  • Faktor abiotik / benda tak hidup
  Contoh : tanah, air, udara, cahaya, suhu, batu, gunung dll

Komponen Biotik

1.        Produsen : Tumbuhan
       Organisme yang mampu menghasilkan zat makanan sendiri
2.        Konsumen : manusia, hewan
       Organisme yang tidak mampu   menghasilkan zat makanan sendiri   (bergantung terhadap organisme lain)
3.        Dekomposer : organisme yang bertugas   mengurai sisa-sisa organisme lain

                Komponen abiotik :

1.        Tanah : terdiri dari batuan dan bahan organik,Sebagian kebutuhan makhluk hidup berasal dari tanah
2.        Air : penyusun tubuh organisme lebih dari50 % terdiri dari air. Merupakan komponen abiotik yang sangat menentukan kelangsungan hidup organisme
3.        Udara : merupakan komponen utama dari atmosfer bumi

  
EKOLOGI
Berasal dari bahasa Yunani :
  - oikos yang berarti rumah
  - logos yang berarti ilmu
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik mahkluk hidup dengan lingkungannya
Ekosistem adalah kesatuan fungsional antara komponen biotik dengan abiotik, dan terjadi interaksi antara organisme dengan lingkungan abiotiknya

Nilai Strategis kuliah Pengetahuan lingkungan :
n  Relevan dengan agenda dunia (Internasional), Nasional dan Lokal
n  Melatih mahasiswa untuk berfikir secara holistik dan menghargai berbagai cabang ilmu pengetahuan
n  Merupakan integrator antara MIPA, Ilmu Biologi, Teknik, Estetika, Seni dan Humaniora
n  Merupakan jembatan antara perguruan tinggi dengan masyarakat dan lingkungan sekitar

Tujuan Utama Pendidikan Lingkungan

  1. Meningkatkan kesadaran dan kepedulian, adanya saling keterkaitan antara faktor-faktor ekonomi, sosial, politik dan ekologi
  2. Memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk mendapatkan pengetahuan, nilai, sikap, komitmen dan ketrampilan yang dibutuhkan untuk melindungi dan memperbaiki lingkungan
  3. Melahirkan pola sikap individu, kelompok dan masyarakat yg lebih baik terhadap lingkungan


Pendidikan Lingkungan
(Environmental Education)
       (Judy Braus, 1995)
n  Pendidikan Lingkungan telah menjadi pelopor dalam mendorong dilakukannya pendidikan interdisipliner, pemikiran kritis, pemecahan masalah dan komponen integral lainnya dalam gerakan reformasi pendidikan
n  Merupakan pendidikan yang berperan dlm membantu masyarakat agar dapat hidup secara berkelanjutan dalam lingkungannya
n  Pendidikan  Lingkungan berbeda dari disiplin ilmu lain, dengan penekanan kepada perubahan tingkah laku, kemampuan seumur hidup dan tindakan nyata, bukan hanya pengetahuan dan kemampuan teoritis


TUJUAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN

·         Kesadaran (Awareness)
·         Pengetahuan (Knowledge)
·         Sikap (Attitude)
·         Keahlian (Skills)
·         Peranserta (Participation)

Penyebab-penyebab utama dari masalah lingkungan, sumberdaya dan sosial

·         Over populasi
·         Over konsumsi
·         Distribusi penduduk yang tidak merata
·         Teknologi dianggap bisa menyelesaikan semua masalah
·         Kemiskinan sebagian penduduk
·         Tingkat pendidikan yang tidak merata
·         Kompleksitas sistem dalam pendukung kehidupan
·         Krisis politik dan manajemen ekonomi
·         Perilaku manusia

Populasi manusia dan kompleksitasnya dengan masalah lingkungan
1.  Kecenderungan populasi manusia terus meningkat
  - percepatan pertumbuhan penduduk tidak bisa ditekan hingga nol
  - teknologi dibidang kesehatan semakin baik, tingkat kesehatan bayi meningkat
  - kebutuhan pangan, energi dan ruang, ikut meningkat
  - pemanfaatan sumber daya alam meningkat
 - populasi dunia pada akhir abad 21 akan menjadi 2 x dari kondisi saat ini
2. Dampak yang muncul 
- luas hutan berkurang, menyebabkan siklus hidrologis terganggu
- ketersediaan air tanah menurun
- muncul lahan kritis, akibat eksplorasi sumber mineral dan energi
- akumulasi limbah berbahaya akibat pemakaian bahan kimia yang meningkat
3. Dampak secara global
- memberi kontribusi terhadap perubahan lingkungan secara global

Sumber utama permasalahan lingkungan
Download materi lengkap disini atau bisa juga disni
















Sunday, July 8, 2012

Disiplin

Disiplin
disiplin berasal dari kata" diciple" bahasa yunani yang berarti murid yang patuh terhadap guru
atau dicipline yang memeiliki arti seorang anak yang patuh terhadap orang tuanya .

jadi disiplin bisa diartikan
  •  seseorang yang mematuhi semua peraturan/norma/adat istiadat/UU/ yang tertulis maupun tidak tertulis dengan sadar tanpa tekanan atau paksaan dari orang lain

dalam menerapkan tata tertib dan disiplin harrus disertai dengan adanya sanksi


ketentuan Umum
pengertian
  • disiplin adalah ketaatan dengan tidak ragu ragu dan tulus ikhlas kepada perntah perintah , petunjuk petunjuk yang di berikan oleh pimpinan/atasan/ komandan dengan menggunakan pikirannya 
  • disiplin yang baik adalah disiplin pribadi yakni yang timbul karena keinginan pengertian yang baik mengenai tujuan dan karena loyal terhadap pimpinan atau atasan
  • penerapan sanksi dilaksanakan secara bertingkat dan bertahap karena sifatnya yan mendidik bukan menghukum
Landasan
  • konstitutional , perilaku yang ber orientasi UUD 1945, peraturan perundang undangan , kebijakan dan program pemerintah .
  • mengutamakan tindakan pencegahan daripada penaggulangan



Friday, November 18, 2011

Etika Profesi


Pengertian etika
  • Aturan norma – norma , yang membuat manusia sendiri , tergantung diman a manusia itu berada , dibuat untuk kepentingan kelompok agar kehidupan di masyarakat teratur.
  • Sebagai manusia yang hidup bermasyarakat penampilan kita menjadi penting hal ini dikarenakan penempilan mencerminkan kepribadian kita  yang awal sekali terlihat oleh orang lain .
  • Penampilan tidak untuk orang lain , tetapi untuk diri kita sendiri agar nyaman.
Beberapa pengertian etika:
  • dari bahas a yunani “ ethos”  yang memiliki pengertian adat kebiasaan, sedangkan menurut bahasa arab , etika selalu identik dengan akhlaq

Menurut kamus bahasa indonesia (1990:273)
  • Ilmu yang mempelajari sesuatu yang baik dan yang buruk serta tentang hak dan kewajiban moral manusia.
  • Kumpulan azaz ; nilai yang berkenaan dengan akhlaq manusia .
  • Nilai benar salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat
Menurut ahli :
Kihajar dewantara  ( 1996: 88 )
  • Ilmu yang mempelajari soal kebajikan dan keburukan dalam kehidupan manusia dalam bentuk perbuatan.
Mafri amir (1999:34)
  • Etika merupakan pencerminan dari pandangan masyarakat mengenai yang baik dan buruk , serta membedakan perilaku yang ditolak guna mencapai kebaikan dalam kehidupan bersama.

Hubungan antara etika , etiket dan akhlaq
  • Etiket sama dengan moral dalam hal pengertian yaitu yang mennyangkut nilai/ norma pegangan sebagai pengatur kehidupan manusia
  • Etika tidak sama dengan etiket
          Etiket merupakan perbuatan yang dilakukan oleh manusia yang meliputi sopan santun , tata kerama dalam masyarakat ,dsb.
          Sedangkan etika yang memberi norma tentang perbuatan itu
  • Etika dengan akhlaq memiliki substansi yang hampir sama , dimana etika merupakan sikap , watak dari manusia sedangkan akhlaq lebih ke arah agama damn merupakan tabiat seseorang yang sudah menjadi ciri dari orang tersebut.
Wawasan mengenai etika dari 4 ornag pakar
Din syamsuddin
  • Etika dapat dipahami sebagai hal yang bersifat elevatif , menilai baik dan buruk
Deddy mulyana (1996)
  • Etika adalah standar- standar moral yang mengatur perilaku manusia
K. Bartens (2005:6)
  • Etika mencakup 3 arti: nilai pegangan , kode etik , dan baik atau buruk.
H. M. Toha yahya
  • Etika adalah jiwa dan roh yng menyertai suatu tindakan


Kesimpulan 

Dari pembahasan
Etika merupakan perbuatan yang dilakukan oleh manusia 

Sumber
Etika bersumber pada akal pikiran manusia dan filsafat 

Fungsi
Etika berfungsi sebagai penilai , penentu , dan penetap terhadap suatu perbuatan manusia

Sifatnya
Etika bersifat relatif , berubah – ubah sesuai tuntutan zaman.

download materi ini lengkap dalm bentuk ppt disini


Monday, April 18, 2011

Sistem Hukum Indonesia


Sistem Hukum Indonesia

Ø      Pengertian Hukum

  • Pengertian hukum menurut ahli

    1. Mr. Dr. Kisch  ( rechtwetenscap)
Hukum tidak dapat dilihat / ditangkap oleh panca indra , maka sukarlah untuk membuat suatu definisi tnetang hokum yang memuaskan umum

    1. Prof. Sudiman ( Pengantar Tata Hukum Indonesia )
Hukum Adalah pikiran / anggapan orang tentang adil dan tidak adil mengenai hubungan antar manusia

    1. Grotius (dalam de jure belli de facis )tahun 1625 mengatakan :
Hhukum adalah Peraturan tentang moral yang menjamin keadilan

    1. Van Vollen Hoven (dalam het adatrech van netherland indi)
Hokum adalah suatu gejala dalam pergaulan hidup yang bergejolak terus – menerus dalam keadaan bentur dan membentur tanpa henti – hentinya dengan gejala  gejala lain .

  • Pengrtian hukum secara Umum
Dari penjelasan ahli diatas dapat ditarik suatu pengertian yang umum yaitu hokum adalah himpunan perturan-peraturan hidup yang bersifat memaksa, berisika suatu perintah , larangan, atau ijin untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu . serta dengan maksud untuk mengatur tata tertib dalam kehidupan masyarakat .

Ø      Sistem Hukum

  • System adalah suatu kumpulan komponen – komp[onen / bagian- bagian yang saling berkaitan membentuk satu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
  • System hukum adalah suatu system landasan – landasan fundamental untuk menuju suatu aturan- aturan , suatu aturan bisa menjadi suatu hukum bila ada sanksi ( hukuman )

Ø      Sumber – sumber Hukum

    1. Pancasila
    2. UUD 1924
    3. UU
    4. doktrin : pendapat ahli hokum
    5. Traktat : perjanjian antar Negara

Ø      Istilah berkaitan dengan hokum

  • Norma : pegangan hidup untuk bermasyarakat
  • System hukum merupakan bagian dari norma
  • Adil : tidak memihak/ objektif

Keadilan ada 2 macam yaitu
Ø      Keadilan distributive: pembagian yamg menurut haknya masing- masing
Contohnya : dalam suatu organissasi ada ketua , sekretaris yang masimg – masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak bias di sama ratakan
Ø      Keadilan kumulatife : pembagian yang sama rata
Contohnya : dalm suatu institusi jika tiap hari jumat diwajibkan memakai batuik maka mereka seluruhnya yang ada dalam institusi tersebut wajib memakai batik tanpa terkecuali/ harus sama rata .


Sistem Hukum Indonesia Berkaitan Dengan :

·        Objek Hukum : benda
·        Hukum obyektif
·        Subyek hokum : orang dan Badan Hukum
·        Hukum subyektife
·        Peristiwa Hukum
·        Hubungan Hukum , dan
·        Akibat Hukum

Hukum obyektif berdasarkan pada beberapa sudut pandang :
a.       Berdasarkan sumbernya
b.      Berdasarkan daerah kekuasaan
c.       Berdasarkan kekuatan berlakunya
d.      Berdasarkan isinya
e.       Berdasarkan pemeliharaannya
  • Hukum subyektif : hak yang diberikan oleh hokum  obyektif ( norma- Norma hokum) yang dibedakan dalam :
  1. hak mutlak( absolute)
  2. hak Relatif

  • Peristiwa Hukum : Peristiwa ( kejadian ) dlam kehidupan sehari – hari yang membawa akibat yang diatur oleh hokum
Misalnya : jual beli

  • Hubungan Hukum : Hubungan antara 2 subjek Hukum atau lebih dimana hak dan kewajiban disatu pihak berhadapan dengan hak dan kewajiban pihak lain
  • Akibat hokum : akibat suatu tindakan hokum , tindfakan hokum adalah tindakan yang dilakukan guna memperoleh sesuatu akibat yang dikehendaki dan yang diatur oleh hokum

Tingkatan pengadilan di Indonesia
  • Mahkama agung
  • Pengadilan tinggi
  • Pengadilan negeri  

Keterangan : bila suatu perkara yang diputuekan di pengadilan negeri ada salah satu pihak yang tidak puas maka bias mengajukan banding untuk diproses di pengadilan tinggi ,namun apabila masih belum puas dengan keputusan pengadilan maka bias diajukan Kasasi yang akan dip roses di mahkama Agung ,dan jika masih belum puas maka akan di adakan peninjauan kembali ke pengadilan negeri

Hokum obyektif berdasarkan sumbernya
Histori : turunan dari belanda
Daerah kekuasaannya : internasional dan nasional
Kekuatan berlaku ada 2
·        Paksa : dalam keadaan komples harus ditaati
·        Tambahan : daam keadaan komplek dapat di kesampingkan

Isi Hukum
  • Publik ( pidana )
Hokum yang mengatur dengan orang banyak bias dipenjara , berupa tuntutan , KUHP berisi 3 hal :
    • Ketentuan umum
    • Kejahatan
    • Pelanggaran

  • Privat ( perdata )
Hokum yang mengatur hubungan perseorangan,. Hokum perdata bias menjadi pidana , biasanya dalam hokum privat ada one prestasi  sehingga salah satu pihak mengajukan gugatan , terdapat KUHperdata yang ada 4 buku :
I . tentang orang
·        Naturlijk person : langsumg sebagai subjek
·        Badan hokum : person bertindak sebagai mewakili  PT atau badan hokum
II. Benda
·        Bergerak, tidak bergerak
·        Berwujud dan tidak berwujud
III.Buku 3 tentang Perikatan /Verbintenessenrecht
IV .Buku 4 tentang Daluwarsa dan Pembuktian /Verjaring en Bewijs
Dalam hokum terdapat istilah
·        Konkordinasi : persetujuan
Hokum yang ada di Indonesia berasal dari belanda yang dahuku menjajah Negara jita dan sudah di setujui

·        Kodifikasi : pembukuan menjadi satu buku
·        Ratifikasi : pengesahan

Dalam hokum terdapat Asas lex spesialis derogant lex generalis
Aturan hukm yang khusus bisas mngalahkan aturan hokum yang umum , misalnya UU jual bli lebih khusus jadi tidak memperhatikan uu perdata yang sifatnya lebih umum ( yang dijadikan acuan adalah uu jual beli )



Wednesday, March 9, 2011

pengertian manajemen


Pengantar Manajemen


Pengertian manajemen

  • Manajemen adalah suatu seni
Maksudnya yaitu suatu aktifitas yang dilakukan oleh seseorang untuk mencapai suatu tujuan melalui bantuan orang lain, setiap orang meliliki gaya sendiri sendiri dalam melakukannya sehingga terjadi banyak macam tipe manajer.

  • Manajemen adalah suatu proses
Hal ini tidak terlepas dalam melakukan aktifitas manajemen untuk mencapai tujuannya harus melalui tahapan – tahapan, antaraa lain :
    1. perencanaan
merupakan tahap awal yang dilakukan yang dengan menyusun tindakan apa saja yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang, atau menentukan tujuan – tujuan  , menentukan tugas, menentukan sumber daya yang akan dipergunakan di masa yang akan datang.

    1. pengorganisasian
proses menentukan dan mengelompokka tugas- tugas alokasi sumber daya baik Sumber daya manusia ataupun sumberdaya lain , penentuan otoritas kepemiminan dalam suatu organisasi .

    1. pelaksanaan ( actuating)
Ø      pengendalian : mengawasi aktivitas , koreksi , mengawasi target dan tujuan saat proses berjalan
Ø      evaluasi : melakukan koreksi setelah proses berlangsung apakah hasilnya sudah sesuai dengan apa yang telah direncanakan diawal.
Ø       
4. pengawasan
Proses melakukan monitoring terhadap segala aktivitas yang dikerjakan selama kegiatan berlangsung guna untuk mencapai tujuan agar sessuai dengan rencana.


·              Manajemen adalah suatu system

Merupakan kumpulan dari sub system ayau bagian- bagian dimana masing- masing harus saling terkait untuk mencapai suatu tujuan bersama , kesatuan yang utuh antar bagian- bagian yang saling terkait dan saling melakukan kerja sama untuk mencapai suatu tujuan

Thursday, December 16, 2010

Pranata ( institusi ) Ekonomi


PRANATA ( INSTITUSI EKONOMI )
Sumber : Drs. Wahyu Hidayat R, M.M
                HERNAWATI( mahasiswa fisip universitas haluoleo kendari 2006)
Pengertian lembaga atau institusi ekonomi adalah suatu pedoman atau, atauran atau kaidah yang digunakan seseorang atau masyarakat dalam melakukan kegiatan-kegiatan ekonomi untuk memenuhi kebutuhannya
Pranata ekonomi adalah sistem norma atau kaidahyang mengatur tingkah laku individu dalam masyarakat guna memenuhi kebutuhan barang dan jasa.
Fungsi pranata ekonomi secara umum sebagai berikut:
a. mengatur konsumsi barang dan jasa;
b. mengatur distribusi barang dan jasa;
 c. mengatur produksi barang dan jasa.
Secara umum dapat dikatakan bahwa fungsi pranata ekonomi adalah mengatur hubungan antarpelaku ekonomi dan meningkatkan produktifitas ekonomi semaksimum mungkin. Selain itu, pranata ekonomi berfungsi untuk mengatur distribusi dan pemakaian barang dan jasa yang diperlukan bagi kelangsungan hidup manusia.
Setiap pranata sosial mengandung aturan baik tertulis maupuntidak tertulis yang wajib ditaati oleh individu yang berkaitan denganpranata tersebut. Misalnya dalam pranata ekonomi terdapat aturanmengenai pajak, jual-beli, kegiatan ekspor-impor, dan sebagainya.Oleh karena itu, jika orang yang berkecimpung dalam duniaperdagangan tidak menaati aturan tersebut bisa dikenai sanksi.
Contoh pranata ekonomi adalah pemenuhan terhadap kebutuahan material seperti bertani, industri, bank, koperasi dan sebagainya.
Mekanisme yang mengendalikan proses kegiatan ekonomi itu disebut pranata
(institusi) ekonomi yang terdiri dari :
1.Norma hidup, seperti norma agama, adat-istiadat, tradisi, etika profesi.

2.Peraturan hidup, seperti konstitusi (UUD), undang-undang, peraturan pemerintah (PP), Peraturan Darah (Perda), Keputusan Presiden (Keppres), Surat Keputusan/ Surat Edaran
Pejabat Resmi, Perjanjian-perjanjian Bilateral/ Internasional.

3.Paham Hidup, seperti pandangan hidup, cara hidup, ideologi.

Sejarah Ilmu Politik ( II )


   SEJARAH PERKEMBANGAN ILMU POLITIK
(Miriam Budiardjo, Dasar-Dasar Ilmu Politik)

Ilmu politik diharapkan menggunakan cara-cara baru untuk meneliti gejala-gejala dan peristiwa-oeristiwa politik secara lebih sistematis, bersandarkan pengalaman-pengalaman empiris dan dengan menggunakan kerangka teoritis yamg terperinci dan ketat.pendekatan baru ini terkenal dengan nama “ pendekatan tingkah laku “(behavioral approach).
Konsep-konsep pokok dari kaum behavioralis dapat disimpulkan sebagau berikut:
1. tingkah laku politik memperlihatkan keteraturan( regularities ) yang dapat dirumuskan dalam generalisasi-generalisasi
2. generalisasi-generalisasi ini pada azaznya harus dapat dibuktikan kebenarannya.
3. untuk mengumpulkan dan menafsirkan data diperlukan teknik-teknik penelitian yang cermat.
4. untuk mencapai kecermatan dalam penelitian diperlukan pengukuran dan kwantifikasi..
5.Dalam membuat analisa politik nilai-nilai pribadi si peneliti sedapat mungkin tidak n\main peranan(value-free)
6.penelitian politik mempumyai sikap terbuka terhadap konsp-konsep, teori-teori, dan ilmu social lain.

Pendekatan tingkah laku memiliki beberapa keuntungan, antara lain memberi kesempatan untuk mempelajari kegiatan dan susunan politik di beberapa Negara yang berbeda sejarah perkembangannya, latar belakng kebudayaan dan ideology, dengan mempelajari beberapa meknisme yang menjalankan fungsi-fungsi tertentu, yang memeng merupakan tjuan dari setiap kegiatan politik dimanapun terjadi.

Sementara itu pelopor-pelopor “ pendekatan tradisionil ” tidak tinggal diam dan terjadilah polemic yamg sengit. Pebedan antara kaum tradisionalis dan kaum behavioralis dapat dirumuskan sebagai berikut:

Para tradisionalis
Para behavioralis
menekankan
Nilai-nilai dan norma norma
Filsafat
Ilmu terapan
Histories-yurudis
Tidak kwntitatif
Fakta
Penelitian empiris
Ilmu murni
Sosiologis-psikologis
kwntitatif
Dapat disimpulkan Bahwa pendekatan tingkah laku memilki pengaruh yang sangat besar atas ilmu politik dan memiliki kedudukanyang terhormat di dalamnya.
Definisi-definisi ilmu politik
Politik(polittics) adalah bermacam macam kegiatan dalam suatu system politik (Negara) yang menyangkut proses menentukan tujuan –tujuan dan melaksanakan tujuan-tujuan itu.

Konsep-konsep pokok politik
  1. Negara ( state)
  2. kekuasaan ( power )
  3. pengambilan keputusan ( decision making )
  4. kebijaksanaan ( policy,beleid )
  5. pembagian ( distribution ),atau alokasi ( allocation )


  1. Negara
Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang sah dan yang ditaati oler rakyatnya.

Definisi-definisi ini bersifat tradisionil dan agak sempit ruang lingkupnya.pendekatannya dinamakan pendekatan institusionil( institutional approach), berikut beberapa definisi:
      Roger F. Soltau dalam introduction ilmu politik mempelajari Negara,tujuan-tujuan Negara dan lembaga-lembaga kenegaraan yang melaksanakan tujuan-tujuan itu; hubungan antara Negara dengan warga negarnya serta dengan Negara lain.

  1. kekuasaan
kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi timgkah laku orang atau sekelompok  lain dengan keinginan dari pelaku.
Pendekatan ini, yang banyak terpengaruh oleh sosiologi,lebih luas lingkupnya. Berikut definisinya:
      Harold D. Laswell dan A.Kaplan dalam power and society:” ilmu politik mempelajari pembentukan dan pembagian kekuasaan.”

  1. pengambilan keputusan
keputusan ( decision ) adalah membuat pilihan diantara beberapa alternative, sedangkan istilah pengambilan keputusan menunjuk pada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai.

  1. kebijakan umum
kebijakan ( policy ) adalah suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau oleh kelompok politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan san cara-cara untuk mencapai jutuan itu.
  1. pembagian
tyang dimaksud pembagian ( distribution ) dan alokasi ( allocation ) adalah pembagian dan penjatahan dari nilai-nilai ( values ) dalam masyarakat.

Harold Laswell dalam buku who gets what,when, and how: “ politik adlah masalah siapa mendapat apa , kapan dan bagaimana”.