Saturday, March 16, 2013

Budaya Kerja


Budaya kerja yang harus ditingkatkan

Dengan adanya budaya perusahaan maka akan meningkatkan kinerja perusahaan
v  Nilai – nilai budaya kerja
o   Integritas : apa yang dilakukan sama dengan apa yang dikatakan
o   Profesionalisme
o   Kepuasan konsumen
o   Keteladanan

v  Ciri – ciri profesional
o   Memiliki keahlian khusus dibidangnya
o   Kemampuan mengkonversi kemampuan tersebut dalam prakteknya
o   Bekerja berdasarkan SOP
o   Mencari cara untuk membuat berbagai hal menjadi lebih muda
o   Antisipasi dan inisiatif
o   Memahami orang yang dilayani
o   Bertanggung jawab

v  Budaya kerja
1.      Semangat Kerja
·         Kerja adalah Rahmat , bangga dan Bersyukur
·         Kerja adalah amanah sehinnga harus jujur dan dapat dipercaya
·         Kerja adalah kesempatan penampilan diri kopak dan sinergi
·         Kerja adalah ibadah
·         Kerja adalah kehormatan proaktif dan inovatif
·         Kerja adalah pengabdian berkorban dan berjuang
·         Kerja adalah pelayanan melayani dan menolong
2.      Profesionalisme
·         Perhatian dan menaruh kepercyaan terhadap perusahaan
·         Peduli dan tanggung jawab
·         Rasa memiliki
3.      Sikap ulet yang harus dimiliki
·         Tidak mudah putus asa dalam melakukan pekerjaan
·         Bekerja keras, tekun, tidak mudah mnyerah dalam menghadapi kendala dan tantangan
4.      Aspek Keteladan
·         Aspek moral yang bisa dijadikan panutan oleh para pekerja, memiliki standart moral yang tinggi
·         Aspek Prestasi kerja
·         Aspek sikap yang berkaitan dengan interkasi dengan pekerja
·         Aspek Penampilan
5.      Suka menolong
·         Membantu rekan kerja atau bagian lain apabila dibutuhkan
·         Menjawab pertanyaan rekan kerja berkaitan dengan penyelesaian pekerjaan
·         Membagi informasi dan pengalaman yang bermanfaat

Monday, March 4, 2013

Perpindahan Panas (Heat Transfer)



v  Pendahuluan
Panas bisa disimbolkan dengan (Q)  dengan satuan joule bisa juga disebut Q dot dengan satuan laju panas dengan satuan watt.
Telah kita ketahui dalam termodinamika bahwa
E= m (U+ek+ep)
E = m. E
Sebelum membahas lebih lanjut maka akan lebih baik kita tahu definisi dari Panas itu sendiri.
Untuk mengetahui apa itu panas maka bisa menggunakan analisis termodinamika.
Dalam termodinamika kita kenal ada massa atur dan volume atur yang mengikuti Hukum I Termodinamika yaitu hukum kelestarian (kekekalan) energi yang berbunyi energi tidak dapat diciptakan atau di musnahkan, hanya bisa berubah dari bentuk ke bentuk yang lain
1.      Massa Atur
Dalam massa atur dapat diketahui perubahan energi yang terjadi dalam sistem adalah sama dengan panas yang panas yang masuk dikurangi dengan usaha yang dikeluarkan.
2.      Volume Atur
Sama dengan massa atur namun yang membedakan adalah adanya massa yang masuk atau keluar dalam sistem tersebut.
Dikenal juga Energi Dalam yaitu energi dalam sistem yang bisa dirasakan sebagai temperature, sehingga perlu hati – hati dalam mendefinisakan panas karena tidak semua yang kita rasakan panas itu disebut panas, namun tergantung sistem yang kita ambil.

v  Pengertian Panas
Sebelum membahas panas maka perlu diketahui :
·         Energi : kapasitas suatu material untuk bisa melakukan kerja, dan bisa ditransferdengan cara interaksi dalam sistem atau sekitarnya
·         Perpindahan panas : suatu proses transisi energi, perpindahan energi karena adanya perbedaan temperature
Pada dasarnya panas itu tidak bisa dipisahkan dari perpindahan panas karena panas adalah suatu proses dari perpindahan energi itu
·         Kerja : suatu transisi energi yang disebabkan oleh sesuatu yang selain perbedaan temperature

v  Modes Perpindaha Panas
1.      Konduksi
Perpindahan panas yang terjadi pada tingkat molekular, ketika ada perubahan temperatur terhadap jarak ada ada medianya, bisa padat ataupun fluida
2.      Konveksi
Perpindahan yang terjadi hanya pada umumnya hanya pada fluida, dikenal 2 konveksi :
a)      Forced Convection ( Konveksi Paksa)
b)     Natural Convection (Konveksi Natural/ Alamiah) perbedaan massa jenis atau gaya apung ( bouyancy )
Konveksi adalah gabungan antara perpindahan konduksi dan aliran fluida seinnga berpindah dari satu tempat ke tempat lain
3.      Radiasi
Terjadi ketika energi thermal ditransfer secara elektomagnetik, terjadi karena perbedaan temperature permukaan, dalam radiasi tidak perlu ada medium, langsung berhadap- hadapan pada permukaannya.

Downlod buku refernsi di www.bookboon.com







Sunday, March 3, 2013

HUKUM KIRCHHOFF



v  Istilah-istilah penting yang perlu diketahui

·         Terminal : Ujung akhir sambungan piranti atau rangkaian
·         Rangkaian : Beberapa piranti yangg dihubungkan dengan terminalnya
·         Simpul (Node) : Titik sambung antara dua atau lebih piranti
·         Simpai (Loop) : Rangkaian tertutup yang berbentuk apabila kita berjalan dari slah satu simpul mengikuti sederetan piranti dengan melewati tiap simpul tidak lebih dari satu kali dan berakhir pada simpul tempat kita mulai perjalanan
·         Cabang (branch) : mewakili sebuah piranti, contoh sumber tegangan atau resistor

v  Hukum Kirchhoff I
Hukum arus : Kirchhoff Current law (KCL)
Penjumlahan aljabar arus yang mengalir ke sebuah simpul harus sama dengan Nol
Atau dengan kata lain jumlah arus yang masuk kedalam simpul sama dengan jumlah arus yang keluar simpul

v  Hukum kirchhoff II
Hukum Tegangan : Kirchhoff Voltage Law (KVL)
Penjumlahan aljabar tegangan dalam suatu loop adalah sama dengan NOL


Download selengkapnya disini

Saturday, March 2, 2013

DASAR RANGKAIAN LISTRIK



Pendahuluan

Analisis Rangkain Listrik

Di era yang semakin berkembang seperti sekarang ini maka akan diikuti juga oleh perkembangan kebutuhan manusia, jika dahulu kita ditanya tentang kebutuhan manusia maka jawabannya adalah kebutuhan sandang, pangan dan papan, namun dewasa ini semakin kompleksnya kehidupan didunia menuntut manusia memiliki kebutuhan lain juga yang tak kalah pentingnya yaitu :
1.      Energi
2.      Informasi
Berikut akan dibahas kaitan antara listrik dengan dua kebutuhan yang tekah disebutkan
1.      Energi
Energi tentunya bisa kita sepakati akan menjadi kubutuhan utama manusia dewasa ini, karena bisa dibayangkan jika manusia hidup tanpa energi mungkin orang manusia tidk akan seimbang dalam kehidupannya, karena dalam setiap hal memerlukan energi, mulai dari untuk memasak, penerangan rumah dsb. Energi sebenarnya tersedia banyak dialam ini namun tidak selalu dalam bentuk yang di inginkan manusia, energi yag tersedia dialam mash dalam bentuk primer seperti Air terju, batu bara, minyak bumi, panas bumi, matahari, angin, gelombang laut dsb. Selain itu meskipun sudah tersedia di alam namun keberadaannya juga tidak selalu di tempat yang dibutuhkan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka diperluakan konversi (pengubahan bentuk) energi. Energi yang ada dialam biasanya berbentuk non-listrik maka diubah menjadi energi listrik
·         Keunggulan energi Listrik
o   Mudah disalurkan
o   Mudah didistribusikan
o   Mudah dikontrol
o   Setelah jadi energi listrik bisa diuabah lagi sesuai energi yang dibutuhkan seperti : energi makanis, cahaya, kimia, panas,dll.
2.      Informasi
Informasi juga tk kalah pentingnya dengan energe kebutuhan akan informasi menjadi sangat penting dan dibutuhkan oleh manusia, sehinnga manusi terpacu untuk menciptakan alat yang bisa berfungsi sebagai penyampai informasi seperti hp komputer dan lain- lain, apalagi dengan berkembangnya internet manusia semakin tak bisa dilepaskan akan kebutuhan informasi.

v  Analisis proses
Rangakaian listrik merupakan interkoneksi berbagai piranti listrik yang secara bersama melaksanakan tugas tugas tertentu. Dalam berbagai mesin proses tentu kan dibutuhkan komponen- komponen listrik sebagai penyusunnya begitu juga dalam mesin konversi energi serta berbagai alat elektronik penyebar informasi.
v  Analisis Rangkaian Listrik
·         Rangaian listrik dipindahkan ke kertas dalam bentuk gambar
·         Piranti dalam rangkaian listrik dinyatakan dengan simbol- simbol ( elemen )
·         Gambar rangkaian listrik tersebut disebut gambar rangkaian.
Struktur dasar rangakaian Listrik terdiri dari 3 bagian :
1.      Sumber (source) : bagian aktif yang memberikan daya
2.      Saluran
3.      Beban (load) : bagian pasif yang menyerap daya
Besaran- besaran dalam rangkain Listrik
·         Tegangan (v), satuannya volt (V)
·         Arus (i), satuannya ampere (A)
·         Daya (p), satuannya watt (W)
p = v.i

Konvensi
Referensi Tegangan dinyatakan dengan tanda positif dan negatif (“+”, “-“)
·         Sumber : Arah arus digambarkan keluar dari elemen pada titik  yang bertanda positif
·         Beban : Arah arus digambarkan masuk ke elemen pada titik yang bertanda positif
Referensi tegangan
Suatu titik dapat dipilih sebagai referensi tegangan umumm dan diberi simbol “pentanahan”(Ground). Titik ini diangap memiliki tegangan Nol, titik yang lain dapat dinyatakan relatif terhadap titik ini.
·         Daya Positif berarti Piranti menyerap daya
·         Daya Negatif berarti Piranti memberikan daya
Dasar Analisis
·         Hukum rangakaian
o   Hukum kirchoff, Hukum ohm
·         Kaidah Rangkain
o   Rangakaian ekivalen, kaidah pembagi tegangan, kaidah pembagi arus, Transformasi sumber
·         Teorema Rangkaian
o   Proporsionalitas, Superposisi, Thevenin, Norton, Subtitusi, Milmann, Tellegen, Alih daya maksimum
·         Metoda analisis
o   Metoda tegangan simpul, Metoda Arus Mesh, Reduksi Tegangan, Unit Output, Rangkaian Ekivalen thevenin, Rangkaian Ekivalen Norton
Hukum Ohm
Text Box: v= i.R                                            R = Resistansi

Resistansi Konduktor
Text Box: R= (ρ.l)/ASuatu konduktor yang memiliki luas penampang merata A, akan memiliki resistansi R
                                             = Resistansi Bahan Konduktor  (o.mm2/m)
                                            l= panjang konduktor (m)
                                            A = Luas Penampang konduktor (mm2)

Download materi ini disini